Gempa Bumi
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Ya, memang benar dengan letak geografis Indonesia tidak sedikit bahkan sangat sering terjadi gempa bumi di Indonesia. Gempa bumi sendiri sudah banyak sekali terjadi di berbagai kota di Indonesia, seperti Nangro Aceh Darussalam, Padang, Pangandaran, Yogyakarta, dan kota lainya.
Penyebab terjadinya gempa bumi banyak sekali, dan biasanya juga kemunculan gempa bumi akan disusul dengan bencana yang selanjutnya, seperti akibat dari pergeseran lempeng tektonik di dalam laut sehingga menimbulkan gempa dan akan disusul dengan bencana tsunami, lalu efek dari gunung yang akan meletus biasanya akan didahului oleh gempa bumi.
Jika terjadi bencana seperti itu khusunya gempa bumi, kita harus menyikapinya dengan tenang dan jangan sekali - kali panik, karena dengan panik akan membuat pikiran tidak jernih sehingga semakin sulit untuk memikirkan cara untuk menyelamatkan diri.
Sebenarnya bencana alam tidak bisa dihindari jika tuhan sudah menghendaki, tetapi ada sebaiknya kita mengurangi resiko agar kita terhindar dari bencana alam. Solusinya antara lain jangan tinggal di daerah dekat gunung meletus, dan pinggiran pantai, karena gempa bumi biasanya terjadi di daerah seperti itu. Dan jika anda sudah terlanjur ada di lokasi dan pada saat itu terjadi gempa bumi pikirkanlah keselamatan anda terlebih dahulu, jangan pikirkan harta benda, boleh lah membawa barang berharga, tetapi keselamatanlah lah yang harus diutamakan. Jika sudah ada gempa yang dirasakan segeralah mengungsi apalagi jika gempa tersebut memiliki skala ritcher yang tinggi karena ditakutkan akan disusul oleh bencana yang selanjutnya. Larilah ke tempat yang lapang dan tidak ada bangunan tinggi agar tidak tertimpa reruntuhan. jika sedang berada di gedung berlantai tinggi, turunlah melalui tangga darurat jangan memakai lift, karena kemungkinan listrik akan putus sehingga anda akan terjebak dalam lift.
Saya sendiri turut perihatin dengan banyaknya bencana dan penderitaan yang dialami penduduk di Indonesia, saya bersyukur karena tempat dimana saya tinggal cukup aman dari resiko terjadinya bencana alam. dan kita sebaiknya turut saling membantu jika ada sesama warga Indonesia yang sedang mengalami musibah dengan memberikan bantuan berupa uang, pakaian, obat - obatan, dan makanan. Sedikit dari kita akan sangat berarti bagi mereka dan tidak lupa juga berdoa agar mereka yang menderita diberi ketabahan dan kekuatan untuk menjalani kehidupan kedepannya, dan berdoa juga kepada yang telah meninggal terkena bencana agar dapat diterima di sisi Allah SWT. Amin.
Senin, 01 Desember 2014
Sabtu, 22 November 2014
Cinta Keindahan
Pantai Carita
Pada saat itu aku bersama teman - teman rombongan kelas XI IPA 4 ketika SMA akan mengadakan wisata ke Pantai Carita. Kami mengadakan wisata tersebut dalam rangka perpisahan kelas setelah naik ke kelas XII. Sebelum pergi aku menyiapkan peralatanku seperti pakaian ganti, obat - obatan, sir minum dan snack untuk di perjalanan, tidak ketinggalan juga MP3 player dan kartu remi untuk mengusir kebosanan. Keesokan harinya aku siap berangkat dari pukul 6 pagi, aku dan teman - temanku sudah beersiap dan menunggu bis di tempat yang telah ditentukan. matahari mulai naik, tetapi bis belum kunjung datang, akhirnya bis pun datang sekitar pukul 9 pagi, itu sangat terlambat jika dilihat dari janji yang harusnya berangkat pada pukul 7. pihak bis beralasan bahwa mereka terlambat karena habis pulang mengantar rombongan yang lain. Akhirnya kami pun berangkat dengan gembira walaupun ada rasa sedikit kecewa.
Kursi bis tidak terisi penuh dari 52 kursi yang disediakan, memang siswa kelas kami cukup banyak yaitu 48 orang siswa, tetapi yang ikut hanya sekitar 40 orang saja. saya duduk di kursi ke 2 dari paling belakang di pinggir jendela, karena saya sangat senang untuk melihat ke arah jalan. 3 jam berlalu dan kami belum kunjung tiba juga, akhirnya saya memutuskan untuk bermain remi di kursi yang kosong dengan teman - teman untuk menghabiskan waktu.
Akhirnya sekitar pukul satu siang kami tiba di lokasi walaupun sangat macet dan penuh sekali di dalam area pantai, memang saat itu adalah waktu liburan sekolah. saya langsung mengambl sarung untuk melaksanakan solat zuhur disana, selesai solat kami melakukan makan bersama dengan nasi box, rasanya sangat nikmat sekali apalagi jika sedang lapar, maklum dari pagi belum sarapan. setelahnya sarapan saya langsung mengganti celana dan menuju ke pantai untuk melihat ombak. suasananya sangat ramai sekali, tetapi aku tidak terlalu memperdulikannya karena keindahan yang diberikan pantai Carita begitu indah. Kami pun bermain air, pasir, dan berenang hingga sore hari.
Oh iya gak lupa buat poto - poto juga dong, hehehehehehe...... :D
Ketika sore hari kami melihat terbenamnya matahari atau biasa disebut dengan sun set, kami melihat sun set sambil menikmati kelapa muda yang langsung dari buahnya. Sangat indah sekali melihat matahari terbenam di pinggir pantai di warnai langit senja yang mulai menggelap. setelah itu kami melaksanakan solat magrib bersama, lalu kami sepakat untuk menyalakan kembang api. sungguh menakjubkan, pinggir pantai yang gelap menjadi terang benderang dengan percikan kembang api.
Lalu kami memutuskan untuk pulang sekitar pukul 7 malam, saat pulang suasana begitu sepi di dalam bis, mungkin karena semuanya merasa kelelahan akibat bermain dipinggir pantai, aku yang tidak bisa tidur, melihat pinggir kota saat malam sambil mendengarkan MP3 playerku, ternyata gedung - gedung yang dihiasi lampu tampak indah jika dilihat dari malam hari. kami pun tiba kembali sekitar pukul 12 malam, dan itu adalah salah satu perjalanan terindah dan tak akan terlupakan dalam hidupku.
Pada saat itu aku bersama teman - teman rombongan kelas XI IPA 4 ketika SMA akan mengadakan wisata ke Pantai Carita. Kami mengadakan wisata tersebut dalam rangka perpisahan kelas setelah naik ke kelas XII. Sebelum pergi aku menyiapkan peralatanku seperti pakaian ganti, obat - obatan, sir minum dan snack untuk di perjalanan, tidak ketinggalan juga MP3 player dan kartu remi untuk mengusir kebosanan. Keesokan harinya aku siap berangkat dari pukul 6 pagi, aku dan teman - temanku sudah beersiap dan menunggu bis di tempat yang telah ditentukan. matahari mulai naik, tetapi bis belum kunjung datang, akhirnya bis pun datang sekitar pukul 9 pagi, itu sangat terlambat jika dilihat dari janji yang harusnya berangkat pada pukul 7. pihak bis beralasan bahwa mereka terlambat karena habis pulang mengantar rombongan yang lain. Akhirnya kami pun berangkat dengan gembira walaupun ada rasa sedikit kecewa.
Kursi bis tidak terisi penuh dari 52 kursi yang disediakan, memang siswa kelas kami cukup banyak yaitu 48 orang siswa, tetapi yang ikut hanya sekitar 40 orang saja. saya duduk di kursi ke 2 dari paling belakang di pinggir jendela, karena saya sangat senang untuk melihat ke arah jalan. 3 jam berlalu dan kami belum kunjung tiba juga, akhirnya saya memutuskan untuk bermain remi di kursi yang kosong dengan teman - teman untuk menghabiskan waktu.
Akhirnya sekitar pukul satu siang kami tiba di lokasi walaupun sangat macet dan penuh sekali di dalam area pantai, memang saat itu adalah waktu liburan sekolah. saya langsung mengambl sarung untuk melaksanakan solat zuhur disana, selesai solat kami melakukan makan bersama dengan nasi box, rasanya sangat nikmat sekali apalagi jika sedang lapar, maklum dari pagi belum sarapan. setelahnya sarapan saya langsung mengganti celana dan menuju ke pantai untuk melihat ombak. suasananya sangat ramai sekali, tetapi aku tidak terlalu memperdulikannya karena keindahan yang diberikan pantai Carita begitu indah. Kami pun bermain air, pasir, dan berenang hingga sore hari.
Oh iya gak lupa buat poto - poto juga dong, hehehehehehe...... :D
Ketika sore hari kami melihat terbenamnya matahari atau biasa disebut dengan sun set, kami melihat sun set sambil menikmati kelapa muda yang langsung dari buahnya. Sangat indah sekali melihat matahari terbenam di pinggir pantai di warnai langit senja yang mulai menggelap. setelah itu kami melaksanakan solat magrib bersama, lalu kami sepakat untuk menyalakan kembang api. sungguh menakjubkan, pinggir pantai yang gelap menjadi terang benderang dengan percikan kembang api.
Lalu kami memutuskan untuk pulang sekitar pukul 7 malam, saat pulang suasana begitu sepi di dalam bis, mungkin karena semuanya merasa kelelahan akibat bermain dipinggir pantai, aku yang tidak bisa tidur, melihat pinggir kota saat malam sambil mendengarkan MP3 playerku, ternyata gedung - gedung yang dihiasi lampu tampak indah jika dilihat dari malam hari. kami pun tiba kembali sekitar pukul 12 malam, dan itu adalah salah satu perjalanan terindah dan tak akan terlupakan dalam hidupku.
Senin, 10 November 2014
Cinta Kasih
Cinta Tanah Air
Indonesia, itulah negara tempat ku dilahirkan dan dibesarkan. Ku tumbuh dan berkembang di negara ini, bahasa, suku, agama, semua bercampur aduk dalam 1 negara yaitu Indonesia. Begitu banyak keunikan dan keanekaragaman yang ditunjukan oleh negara tercintaku ini, dimulai dari tumbuhannya, hewannya, bahkan sampai perilaku para penduduknya pun sungguh membuat ku betah tinggal di Indonesia. Walaupun tidak sedikit yang membuatku agak kecewa dengan negara tercintaku ini. Tetapi walau bagaimanapun disini adalah tanah airku, ku ingin sukses, berkembang, sampai akhir ku menutup mata tetap berada di negeri tercintaku, negara dengan sejuta keindahan, negara dengan sejuta masalah, negara dengan sejuta kerinduan, negara tempat ku bernaung saat ini, tanah airku, INDONESIA.
Cinta Kepada Sesama Manusia
Cinta, banyak arti yang terkandung dalam satu kata penuh makna tersebut. salah satunya adalah perasaan yang timbul terhadap sesama manusia yang membuat kita ingin terus memikirkan, melindungi, dan menyayangi orang tersebut. Cinta dapat diberikan kepada siapa saja tanpa pandang bulu baik pria atau wanita, tua ataupun muda. Cinta, buka berarti harus kepada lawan jenis, cinta kepada sesama manusia dapat diartikan seperti halnya kasih sayang antar sesama manusia, selayaknya ibu dan anak, antara sahabat, maupun guru terhadap muridnya itu adalah perwujudan cinta tanpa adanya rasa nafsu, tetapi murni kasih sayang untuk saling melindungi. Cinta bukanlah lah yang harus ditakuti tetapi anda harus taku bilamana cinta mulai mengendalikan akal sehat anda. cinta kepada sesama manusia yang terlalu berlebihan dapat membuat anda menjadi tidak berpikir sehat lagi, itu dapat menjerumuskan anda kedalam lubang kemaksiatan. Oleh karena itu janganlah diperbudak oleh cinta, tetapi jadilah orang yang dapat dicintai oleh sesama manusia. Karena dengan cinta hidup akan lebih indah.
Cinta Kepada Alam Dan Lingkungan
Dunia ini penuh dengan anugrah, Tuhan memberikan kehidupan kepada seluruh mahluk hidup untuk dapat saling mencintai, termasuk kepada alam dan lingkungan. Kita sebagai mahluk hidup sangatlah bergantung kepada alam dan lingkungan tempat dimana kita tinggal. Karena dengan alam dan lingkungan yang baik maka kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik behitu pun sebaliknya, jika kita tinggal di alam dan lingkungan yang tidak baik maka kita tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu cintailah alam dan lingkungan kita, rawat lah mereka bagaimanapun juga alam dan lingkungan merupakan mahluk hidup yang sama seperti kita manusia. Kita dapat mulai mencintai alam dan lingkungan dengan melakukan hal kecil saja, seperti membuang sampah pada tempatnya, turut serta dalam gotong royong, dan setidaknya mengurangi penggunaan kantung pelastik karena dapat mencemari lingkungan. Tidak ada salahnya jika kita mencintai alam dan lingkungan kita sendiri, justru dengan kita cinta alam maka alam pun akan mencintai kita dengan memberikan udara yang segar, tanah yang subur, aliran air yang lancar dan lain sebagainya. Oleh karena itu mulailah dari diri sendiri, karena sekecil apapun perbuatan kita terhadap alam dan lingkungan kita, itu akan sangat berpengaruh kepada alam dan lingkungan di masa depan.
Indonesia, itulah negara tempat ku dilahirkan dan dibesarkan. Ku tumbuh dan berkembang di negara ini, bahasa, suku, agama, semua bercampur aduk dalam 1 negara yaitu Indonesia. Begitu banyak keunikan dan keanekaragaman yang ditunjukan oleh negara tercintaku ini, dimulai dari tumbuhannya, hewannya, bahkan sampai perilaku para penduduknya pun sungguh membuat ku betah tinggal di Indonesia. Walaupun tidak sedikit yang membuatku agak kecewa dengan negara tercintaku ini. Tetapi walau bagaimanapun disini adalah tanah airku, ku ingin sukses, berkembang, sampai akhir ku menutup mata tetap berada di negeri tercintaku, negara dengan sejuta keindahan, negara dengan sejuta masalah, negara dengan sejuta kerinduan, negara tempat ku bernaung saat ini, tanah airku, INDONESIA.
Cinta Kepada Sesama Manusia
Cinta, banyak arti yang terkandung dalam satu kata penuh makna tersebut. salah satunya adalah perasaan yang timbul terhadap sesama manusia yang membuat kita ingin terus memikirkan, melindungi, dan menyayangi orang tersebut. Cinta dapat diberikan kepada siapa saja tanpa pandang bulu baik pria atau wanita, tua ataupun muda. Cinta, buka berarti harus kepada lawan jenis, cinta kepada sesama manusia dapat diartikan seperti halnya kasih sayang antar sesama manusia, selayaknya ibu dan anak, antara sahabat, maupun guru terhadap muridnya itu adalah perwujudan cinta tanpa adanya rasa nafsu, tetapi murni kasih sayang untuk saling melindungi. Cinta bukanlah lah yang harus ditakuti tetapi anda harus taku bilamana cinta mulai mengendalikan akal sehat anda. cinta kepada sesama manusia yang terlalu berlebihan dapat membuat anda menjadi tidak berpikir sehat lagi, itu dapat menjerumuskan anda kedalam lubang kemaksiatan. Oleh karena itu janganlah diperbudak oleh cinta, tetapi jadilah orang yang dapat dicintai oleh sesama manusia. Karena dengan cinta hidup akan lebih indah.
Cinta Kepada Alam Dan Lingkungan
Dunia ini penuh dengan anugrah, Tuhan memberikan kehidupan kepada seluruh mahluk hidup untuk dapat saling mencintai, termasuk kepada alam dan lingkungan. Kita sebagai mahluk hidup sangatlah bergantung kepada alam dan lingkungan tempat dimana kita tinggal. Karena dengan alam dan lingkungan yang baik maka kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik behitu pun sebaliknya, jika kita tinggal di alam dan lingkungan yang tidak baik maka kita tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu cintailah alam dan lingkungan kita, rawat lah mereka bagaimanapun juga alam dan lingkungan merupakan mahluk hidup yang sama seperti kita manusia. Kita dapat mulai mencintai alam dan lingkungan dengan melakukan hal kecil saja, seperti membuang sampah pada tempatnya, turut serta dalam gotong royong, dan setidaknya mengurangi penggunaan kantung pelastik karena dapat mencemari lingkungan. Tidak ada salahnya jika kita mencintai alam dan lingkungan kita sendiri, justru dengan kita cinta alam maka alam pun akan mencintai kita dengan memberikan udara yang segar, tanah yang subur, aliran air yang lancar dan lain sebagainya. Oleh karena itu mulailah dari diri sendiri, karena sekecil apapun perbuatan kita terhadap alam dan lingkungan kita, itu akan sangat berpengaruh kepada alam dan lingkungan di masa depan.
Kamis, 30 Oktober 2014
Cerpen Sastra
Mimpi
Ku terbangun dari tidurku pagi ini. Teringat sekilas
mimpi yang terjadi malam tadi. Melanjutkan langkahku menuju teras rumah,
menyapa udara yang berhembus sejuk menusuk ragaku. Ku mencoba melupakan apa
yang sekilas telah terjadi, tetapi mimpi itu terus menghantui bagaikan mentari
yang selalu muncul di pagi hari, setiap ku terbangun melihat mentari semakin
teringat akan mimpi yang tak ingin ku kenang.
Mimpi itu perlahan mulai menakutiku, semakin jelas bayangan
mimpi yang datang menghampiri. Ku mulai menjelajahi ingatanku, mencoba
menyadari kesalahan apa yang kuperbuat.
Tetapi ingatanku pun begitu gelap bagaikan malam tanpa bintang yang
membuat hatiku semakin takut untuk terus mengingat.
Berbagai pertanyaan memenuhi benakku.
“Apa yang telah ku perbuat ?”
“Dosa apa yang kulakukan ?”
“Mengapa hal ini terus terjadi ?”
“Bagaimana bila mimpi ini akan
terus datang, bagaikan awan mendung berwarna kelabu yang akan meniupkan badai?”
Alam semesta selalu punya rahasia
untuk disembunyikan, sedangkan kita hanya bisa mencari tahu kebenarannya.
Kesalahan dapat terlupakan, tetapi
dapat kembali bersama mimpi.
Cerpen Karangan : Gama Gumelar Tri
Wardana




