Sabtu, 22 November 2014

Cinta Keindahan

Pantai Carita

Pada saat itu aku bersama teman - teman rombongan kelas XI IPA 4 ketika SMA akan mengadakan wisata ke Pantai Carita. Kami mengadakan wisata tersebut dalam rangka perpisahan kelas setelah naik ke kelas XII. Sebelum pergi aku menyiapkan peralatanku seperti pakaian ganti, obat - obatan, sir minum dan snack untuk di perjalanan, tidak ketinggalan juga MP3 player dan kartu remi untuk mengusir kebosanan. Keesokan harinya aku siap berangkat dari pukul 6 pagi, aku dan teman - temanku sudah beersiap dan menunggu bis di tempat yang telah ditentukan. matahari mulai naik, tetapi bis belum kunjung datang, akhirnya bis pun datang sekitar pukul 9 pagi, itu sangat terlambat jika dilihat dari janji yang harusnya berangkat pada pukul 7. pihak bis beralasan bahwa mereka terlambat karena habis pulang mengantar rombongan yang lain. Akhirnya kami pun berangkat dengan gembira walaupun ada rasa sedikit kecewa.

Kursi bis tidak terisi penuh dari 52 kursi yang disediakan, memang siswa kelas kami cukup banyak yaitu 48 orang siswa, tetapi yang ikut hanya sekitar 40 orang saja. saya duduk di kursi ke 2 dari paling belakang di pinggir jendela, karena saya sangat senang untuk melihat ke arah jalan. 3 jam berlalu dan kami belum kunjung tiba juga, akhirnya saya memutuskan untuk bermain remi di kursi yang kosong dengan teman - teman untuk menghabiskan waktu.

Akhirnya sekitar pukul satu siang kami tiba di lokasi walaupun sangat macet dan penuh sekali di dalam area pantai, memang saat itu adalah waktu liburan sekolah. saya langsung mengambl sarung untuk melaksanakan solat zuhur disana, selesai solat kami melakukan makan bersama dengan nasi box, rasanya sangat nikmat sekali apalagi jika sedang lapar, maklum dari pagi belum sarapan. setelahnya sarapan saya langsung mengganti celana dan menuju ke pantai untuk melihat ombak. suasananya sangat ramai sekali, tetapi aku tidak terlalu memperdulikannya karena keindahan yang diberikan pantai Carita begitu indah. Kami pun bermain air, pasir, dan berenang hingga sore hari.

Oh iya gak lupa buat poto - poto juga dong, hehehehehehe...... :D









Ketika sore hari kami melihat terbenamnya matahari atau biasa disebut dengan sun set, kami melihat sun set sambil menikmati kelapa muda yang langsung dari buahnya. Sangat indah sekali melihat matahari terbenam di pinggir pantai di warnai langit senja yang mulai menggelap. setelah itu kami melaksanakan solat magrib bersama, lalu kami sepakat untuk menyalakan kembang api. sungguh menakjubkan, pinggir pantai yang gelap menjadi terang benderang dengan percikan kembang api.

Lalu kami memutuskan untuk pulang sekitar pukul 7 malam, saat pulang suasana begitu sepi di dalam bis, mungkin karena semuanya merasa kelelahan akibat bermain dipinggir pantai, aku yang tidak bisa tidur, melihat pinggir kota saat malam sambil mendengarkan MP3 playerku, ternyata gedung - gedung yang dihiasi lampu tampak indah jika dilihat dari malam hari. kami pun tiba kembali sekitar pukul 12 malam, dan itu adalah salah satu perjalanan terindah dan tak akan terlupakan dalam hidupku.

Senin, 10 November 2014

Cinta Kasih

Cinta Tanah Air

Indonesia, itulah negara tempat ku dilahirkan dan dibesarkan. Ku tumbuh dan berkembang di negara ini, bahasa, suku, agama, semua bercampur aduk dalam 1 negara yaitu Indonesia. Begitu banyak keunikan dan keanekaragaman yang ditunjukan oleh negara tercintaku ini, dimulai dari tumbuhannya, hewannya, bahkan sampai perilaku para penduduknya pun sungguh membuat ku betah tinggal di Indonesia. Walaupun tidak sedikit yang membuatku agak kecewa dengan negara tercintaku ini. Tetapi walau bagaimanapun disini adalah tanah airku, ku ingin sukses, berkembang, sampai akhir ku menutup mata tetap berada di negeri tercintaku, negara dengan sejuta keindahan, negara dengan sejuta masalah, negara dengan sejuta kerinduan, negara tempat ku bernaung saat ini, tanah airku, INDONESIA.

Cinta Kepada Sesama Manusia

Cinta, banyak arti yang terkandung dalam satu kata penuh makna tersebut. salah satunya adalah perasaan yang timbul terhadap sesama manusia yang membuat kita ingin terus memikirkan, melindungi, dan menyayangi orang tersebut. Cinta dapat diberikan kepada siapa saja tanpa pandang bulu baik pria atau wanita, tua ataupun muda. Cinta, buka berarti harus kepada lawan jenis, cinta kepada sesama manusia dapat diartikan seperti halnya kasih sayang antar sesama manusia, selayaknya ibu dan anak, antara sahabat, maupun guru terhadap muridnya itu adalah perwujudan cinta tanpa adanya rasa nafsu, tetapi murni kasih sayang untuk saling melindungi. Cinta bukanlah lah yang harus ditakuti tetapi anda harus taku bilamana cinta mulai mengendalikan akal sehat anda. cinta kepada sesama manusia yang terlalu berlebihan dapat membuat anda menjadi tidak berpikir sehat lagi, itu dapat menjerumuskan anda kedalam lubang kemaksiatan. Oleh karena itu janganlah diperbudak oleh cinta, tetapi jadilah orang yang dapat dicintai oleh sesama manusia. Karena dengan cinta hidup akan lebih indah.

Cinta Kepada Alam Dan Lingkungan

Dunia ini penuh dengan anugrah, Tuhan memberikan kehidupan kepada seluruh mahluk hidup untuk dapat saling mencintai, termasuk kepada alam dan lingkungan. Kita sebagai mahluk hidup sangatlah bergantung kepada alam dan lingkungan tempat dimana kita tinggal. Karena dengan alam dan lingkungan yang baik maka kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik behitu pun sebaliknya, jika kita tinggal di alam dan lingkungan yang tidak baik maka kita tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu cintailah alam dan lingkungan kita, rawat lah mereka bagaimanapun juga alam dan lingkungan merupakan mahluk hidup yang sama seperti kita manusia. Kita dapat mulai mencintai alam dan lingkungan dengan melakukan hal kecil saja, seperti membuang sampah pada tempatnya, turut serta dalam gotong royong, dan setidaknya mengurangi penggunaan kantung pelastik karena dapat mencemari lingkungan. Tidak ada salahnya jika kita mencintai alam dan lingkungan kita sendiri, justru dengan kita cinta alam maka alam pun akan mencintai kita dengan memberikan udara yang segar, tanah yang subur, aliran air yang lancar dan lain sebagainya. Oleh karena itu mulailah dari diri sendiri, karena sekecil apapun perbuatan kita terhadap alam dan lingkungan kita, itu akan sangat berpengaruh kepada alam dan lingkungan di masa depan.