Pelanggaran hak paten di China mungkin
bukan hal baru lagi. Pasalnya, sejumlah kasus mulai dari terkecil,
hingga terbesar yang terang-terangan menggunakan / menjiplak
originalitas sebuah game pernah dilaporkan.
Lagi, kabar terbaru kali ini datang dari
pengadilan Guangzhou. Dalam laporan terbaru yang dilansir situs 2p.com,
Blizzard dan NetEast menggugat sebuah game China berjudul Everyone
WarCraft: War of Draenor. Hasil putusan dari kasus ini telah menetapkan
bahwa game tersebut harus segera menutup layanannya.
Everyone WarCraft: War of Draenor
merupakan sebuah game card RPG turn-based yang mengambil setting latar
belakang World of Warcraft. Tidak hanya judul yang mengacu pada ekpsansi
terbaru game populer Blizzard itu, sejumlah karakter populer dalam game
ini juga digunakan seperti Arthas, Thrall, Jaina, dan Sylvanas.
Banyak sekali kasus pelanggaran hak paten pada sebuah game dimana pada kasus diatas telah dibuatnya sebuah game dengan latar belakang yang sama bahkan dengan nama yang sama pula tanpa mngantongi izin dari pihak developer. Selain berita diatas ada juga berita mengenai pembatalannya pengeluaran game unravel karena nama game yang akan dikeluarkannya tersebut hampir sama dengan nama game yang sebelumnya telah ada dan telah dipatenkan dengan nama Beary's Unravel Game. Seperti yang dituliskan oleh metronews.com
Untuk hukumnya sendiri pihak yang telah lebih dahulu telah mematenkan karyanya memang berhak unruk menuntut pihak lainnya yang dengan sengaja meniru hasil karyanya tanpa ada izin dan kerjasama, sehingga pada kasus pertama yang dialami oleh pihak developer game warcraft memang harus ditindak lanjuti. Sedangkan untuk kasus yang kedua yaitu pihak Electonics Arts (EA) yang batal mempublikasikan gamenya yang berjudul Unravel belum dapat dituntut, karena pihak EA sendiri belum mempublikasikannya secara komersial dan bisa saja mengganti namanya ketika akan dipublikasikan di kemudian hari atau bahkan tidak dikeluarkan sama sekali.
Sumber :
http://teknologi.metrotvnews.com
http://www.imogame.com



Tidak ada komentar:
Posting Komentar