Mimpi
Ku terbangun dari tidurku pagi ini. Teringat sekilas
mimpi yang terjadi malam tadi. Melanjutkan langkahku menuju teras rumah,
menyapa udara yang berhembus sejuk menusuk ragaku. Ku mencoba melupakan apa
yang sekilas telah terjadi, tetapi mimpi itu terus menghantui bagaikan mentari
yang selalu muncul di pagi hari, setiap ku terbangun melihat mentari semakin
teringat akan mimpi yang tak ingin ku kenang.
Mimpi itu perlahan mulai menakutiku, semakin jelas bayangan
mimpi yang datang menghampiri. Ku mulai menjelajahi ingatanku, mencoba
menyadari kesalahan apa yang kuperbuat.
Tetapi ingatanku pun begitu gelap bagaikan malam tanpa bintang yang
membuat hatiku semakin takut untuk terus mengingat.
Berbagai pertanyaan memenuhi benakku.
“Apa yang telah ku perbuat ?”
“Dosa apa yang kulakukan ?”
“Mengapa hal ini terus terjadi ?”
“Bagaimana bila mimpi ini akan
terus datang, bagaikan awan mendung berwarna kelabu yang akan meniupkan badai?”
Alam semesta selalu punya rahasia
untuk disembunyikan, sedangkan kita hanya bisa mencari tahu kebenarannya.
Kesalahan dapat terlupakan, tetapi
dapat kembali bersama mimpi.
Cerpen Karangan : Gama Gumelar Tri
Wardana